Filsafat Informatika: Membedah Dimensi Ontologis dan Epistemologis serta Implikasi Etis (original) (raw)
Kajian ini membahas filsafat informatika, mengeksplorasi perannya yang kritis dalam membentuk pengembangan dan penerapan teknologi informasi. Dengan mengkaji informatika melalui lensa yang saling terkait antara ontologi, epistemologi, etika, dan kerangka teori, studi ini menekankan pentingnya penyelidikan filosofis dalam memahami kompleksitas era digital. Pertimbangan ontologis menyediakan dasar untuk mendefinisikan dan menyusun informasi, yang memengaruhi cara data dikategorikan dan ditafsirkan. Epistemologi memperluas hal ini dengan membahas bagaimana informasi diubah menjadi pengetahuan yang andal dan proses validasi pengetahuan tersebut. Etika menjadi perhatian utama, mengarahkan desain dan penggunaan sistem informasi yang bertanggung jawab, terutama dalam menangani tantangan seperti privasi data, bias algoritmik, dan implikasi etis kecerdasan buatan. Kerangka teori, termasuk teori Sistem Sosio-Teknis (STS), Actor-Network Theory (ANT), dan Teori Kritis, menawarkan wawasan berharga tentang sifat sosio-teknis informatika, menekankan perlunya sistem yang tidak hanya kuat secara teknis tetapi juga bertanggung jawab secara sosial. Makalah ini menyimpulkan bahwa pemahaman yang komprehensif tentang filsafat informatika sangat penting untuk mengembangkan teknologi yang selaras dengan nilai-nilai manusia dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Sign up for access to the world's latest research.
checkGet notified about relevant papers
checkSave papers to use in your research
checkJoin the discussion with peers
checkTrack your impact